skip to Main Content

Miskonsepsi berawal pada tahun 1894, sewaktu George du Maurier membuat novel yang bercerita tentang seorang tokoh jahat bernama Svengali. Svengali punya kekuatan mistis yang bisa menguasai pikiran orang lain.

Novel ini sukses, dan kemudian dibuat film pada tahun 1933. Film ini pun ditonton jutaan orang. Sejak saat itu, Svengali seolah olah menjadi ikon hipnosis. Masyarakat secara tidak sadar menjadi takut dengan hipnosis.

Novel dan film Svengali berhasil menciptakan kesalahpahaman besar terhadap hipnotis. Svengali hanyalah yang pertama. Setelah Svengali, ada puluhan film lain yang menimbulkan kesalahpahaman terhadap hipnosis.

Di Indonesia terdapat tayangan seperti Uya Kuya dan sejenisnya yang mempertotonkan seolah hipnotis dapat menguasai pikiran orang dan orang yang dihipnotis seolah bersedia mempermalukan diri sendiri.

Tanya Jawab Seputar Hypnosis

Apakah yang dimaksud dengan Klien, Hypnotist, Hypnosis, Hypnotherapy dan Trance ?

Client / Klien dalam kontek hipnoterapi adalah seseorang yang mendatangi hipnotis untuk diterapi agar terpecahkan masalah yang dihadapinya. Tidak lazim dalam hipnoterapi menyebut orang yang diterapi sebagai pasien. Karena pasien lebih lazim digunakan pada dunia medis/kedokteran.

Hypnotists / hipnotis adalah orang yang menggunakan teknik dan prosedur hipnosis terhadap klien, untuk mencapai tujuan tertentu. Tujuan tertentu  itu bisa berupa tujuan hiburan, tujuan terapi/ pengobatan, tujuan forensik dll.

Hypnosis /  hipnosis adalah prosedur atau teknik untuk membawa klien masuk kedalam kondisi trance, sebagai prasyarat bagi hipnotis untuk dapat berkomunikasi dengan pikiran bawah sadar seorang klien.

Hypnotherapy / hipnoterapi, adalah aplikasi dari hipnosis yang ditujukan khusus untuk keperluan terapi/pengobatan.

Trance (istilahnya tetap pakai bahasa Inggris saja) adalah suatu kondisi dimana gelombang otak klien turun dari gelombang beta ke gelombang alfa maupun theta, dalam kondisi ini, pikiran cenderung lebih rileks, dan lebih fokus terhadap suatu hal dan dalam kondisi ini lebih mudah menerima sugesti tertentu. Kita juga sering trance alami, ketika menonton sepak bola sampai kita berteriak- teriak atau menonton film drama sedih sampai kita menitikkan air mata dan masih banyak contoh trance alami lainnya

Apakah yang dirasakan seseorang/ klien ketika sedang dihipnosis ?

Seseorang/klien yang sedang dihipnosis untuk kepentingan hipnoterapi, akan mengalami relaksasi yang sangat dalam, terasa mengantuk, pendengaran  tetap bisa mendengar bahkan lebih peka, pikiran kritis yang berfungsi untuk pertahanan diri juga masih aktif, klien juga masih bisa berbicara meskipun dengan suara yang pelan, daya ingat bukannya menurun tetapi meningkat/ hipernemsia. Lihat juga penjelasan tentang trance.

Apakah hipnosis bisa digunakan untuk memaksa seseorang secara halus sehingga mau melakukan sesuatu yang merugikan atau melakukan tindak kejahatan tertentu ?

Anda hanya bisa dihipnosis apabila Anda bersedia mengikuti instruksi atau arahan hipnotis, sehingga Anda memasuki kondisi trance (pikiran bawah sadar terbuka). Dalam kondisi hipnosis, Anda tidak akan kehilangan kendali atas pikiran Anda. Kalau Anda tidak setuju atau tidak suka atau tidak mengerti maksud dari sugesti yang diberikan, pikiran bawah sadar Anda akan menolaknya.

Sugesti yang bertentangan dengan keyakinan dan nilai dasar seseorang tidak akan berpengaruh sedikitpun. Sehingga tidak mungkin ada sugesti untuk memperdaya atau sugesti kejahatan yang dapat diterima pikiran yang sehat.  Kejahatan Hipnosis yang sering kita dengar sebenarnya adalah tindak penipuan yang dilakukan secara berkelompok dengan teknik pengalihan perhatian.

Apakah ketika dihipnosis saya dapat melakukan hal-hal diluar kendali saya, sehingga dapat mempermalukan diri saya sendiri ?

Dalam praktek hipnoterapi, Anda tidak akan diperintahkan untuk melakukan sesuatu yang tidak Anda inginkan. Orang yang bersedia dihipnosis untuk melakukan hal-hal lucu, sebenarnya sudah mengizinkan dirinya untuk melakukan perilaku lucu tersebut. Seorang stage hypnotist (praktisi hipnosis khusus hiburan/panggung) selalu meminta izin dari sukarelawan yang akan dihipnosis.

Tanpa izin dan kesediaan orang yang bersangkutan, hipnosis tidak akan terjadi. Tetapi dalam kasus hipno panggung tertentu, bahkan sebenarnya orang dianggap sebagai sukarelawan adalah pemain bayaran yang ditugasi memerankan sesuatu sesuai skenario.

Apakah hipnosis berasal dari kekuatan supranatural ?

Sejak abad 18, lembaga kedokteran Perancis yang dipimpin Benjamin Franklin telah membuktikan dan menyatakan bahwa hipnosis (saat itu disebut sebagai Mesmerism) seperti yang dilakukan oleh Mesmer bukan karena adanya kekuatan gaib atau supranatural.

Yang berperan dalam hipnosis adalah sugesti dan imajinasi subyek sendiri. Kondisi hipnosis adalah kondisi alami manusia yang dicapai dengan teknik induksi untuk membuat pikiran sadar ber-istirahat. Hipnotis tidak perlu kekuatan supranatural agar bisa menghipnosis orang lain.

Kutipan dari webnya Organisasi Psikolog Amerika ketika mengutip hasil reasearch Benjamin Franklin sbb : Franklin and his colleagues discovered that the true source of Mesmer’s power came from his patients, who cured themselves — or at least mitigated their symptoms — through the power of their own minds. Since then, psychologists and medical hypnotists have refined that process, helping people endure painful surgery without anesthetic, for instance. But perhaps the most valuable contribution Franklin and his colleagues made was designing the first placebo-controlled blind trial, laying the foundation of modern medicine and science.( http://www.apa.org/monitor/2010/07-08/franklin.aspx)

Apakah ada kemungkinan ketika seseorang dihipnosis tidak bisa bangun kembali dari kondisi hipnosis ?

Hipnosis sangat aman untuk siapapun. Sepanjang sejarah hipnosis, tidak ada orang tidak bisa bangun dari kondisi hipnosis. Kadang memang orang yang sedang dalam trance hipnosis tidak bersedia dibangunkan karena dia sedang menikmati kondisi hipnosis yang sangat nyaman dan damai.

Kalaupun subjek tidak mau dibangunkan, maka dia akan bangun dengan sendirinya setelah puas merasakan pengalaman damai tersebut. Dalam kondisi hipnosis, klien bisa bangun seketika apabila klien terancam bahaya, hal itu bisa terjadi karena alert system pada diri manusia masih aktif meski seseorang dalam keadaan dihipnosis.

Apakah hanya orang yang lemah pikirannya saja yang bisa dihipnosis ?

Ada anggapan bahwa orang yang bisa dihipnotis adalah orang yang lemah pikirannya. Anggapan ini salah besar. Orang yang lemah pikirannya, kurang ilmu, kurang pengalaman, dan IQ-nya rendah memang mudah ditipu, tetapi orang seperti ini malah sulit dihipnotis.

Orang dengan gangguan mental yang parah juga mustahil untuk dihipnotis. Untuk memasuki kondisi hipnosis, seseorang perlu konsentrasi dan menggunakan imajinasinya. Orang yang punya kemampuan konsentrasi tinggi dan cerdas lebih mudah dalam memasuki kondisi hipnosis.

Apakah benar bahwa dari seluruh populasi manusia, Hanya 20% orang yang bisa dihipnotis dengan cepat dan mudah, yaitu orang dengan sugestibilitas tinggi ?

Pendapat ini sudah ketinggalan jaman. Dengan teknik hipnosis yang ada saat ini, semu a orang yang bersedia dihipnotis, bisa dihipnotis dalam waktu singkat. Ada juga kepercayaan bahwa orang yang kritis dan analitis sulit dihipnotis atau membutuhkan waktu lama untuk memasuki kondisi hipnosis.

Namun dengan teknik yang ada sekarang, orang yang kritis dan analitis malah mudah dihipnotis dalam waktu sangat cepat. Prinsipnya: semua orang bisa memasuki kondisi hipnosis dengan cepat asalkan bersedia mengikuti instruksi orang yang menghipnotis.

Apakah kondisi hipnosis adalah kondisi yang jarang terjadi dalam kondisi normal sehari hari ?

Hipnosis adalah penembusan faktor kritis pikiran sadar dan diterimanya pemikiran atau sugesti tertentu (tanpa melalui proses analisa terlebih dahulu). Apabila kita mengacu pada pengertian di atas, maka kapanpun Anda menerima suatu informasi dan meyakini informasi itu benar tanpa berpikir panjang, maka sebenarnya Anda sudah mengalami hipnosis.

Peristiwa seperti ini dinamakan waking hipnosis, atau hipnosis dalam kondisi sadar. Anda dihipnotis setiap hari oleh iklan, berita, film, sinetron dan sumber informasi lain di sekitar Anda.

Ketika Anda membaca novel atau menonton film, mengapa Anda merasakan tegang, cemas, sedih, gelora cinta dan emosi lain padahal Anda tahu bahwa yang Anda saksikan hanyalah cerita belaka? Ketika menonton film atau membaca novel, sebenarnya Anda mengizinkan diri Anda untuk terpengaruh oleh film atau cerita novel. Lihat juga penjelasan tentang trance.

Apakah benar hipnosis adalah cara yang tepat agar seseorang mengatakan sesuatu dengan jujur ?

Dalam kondisi hipnosis, Anda tetap bisa berbohong. Bahkan Anda akan lebih pandai berbohong, karena kemampuan Anda untuk berimajinasi dan mengarang cerita semakin hebat ketika dalam kondisi hipnosis. Dalam kondisi hipnosis, seorang pelakukan kejahatan pikiran bawah sadarnya masih aktif melindungi dirinya dari tindakan yang membahayakan dirinya, jika dirinya mengakui kejahatannya.

Oleh karena itu dalam aplikasi forensik, hipnosis tidak digunakan untuk mendapatkan pengakuan pelaku kejahatan. Hipnosis berperan mengungkap kejahatan jika diterapkan kepada saksi atau saksi korban. Dalam kondisi hipnosis, saksi atau saksi korban kejahatan bisa menceritakan dengan sangat rinci tentang peristiwa yang dialaminya.

Apakah hipnosis menyebabkan lupa ingatan ?

Hypnosis tidak menyebabkan lupa ingatan.Dalam kondisi hipnosis klien akan mengalami fase super ingat atau hipernemsia. Kondisi hipernemsia ini kadang dimanfaatkan untuk mencari barang yang hilang, karena seorang klien lupa manaruh barang dimana.

Seorang klien yang menderita phobia naik lift lupa sebab musabab kenapa klien phobia naik lift. Tetapi ketik mamasuki kondisi hipnosis, klien mengalami fase  super ingat atau hipernemsia, jadi klien bisa mengingat kembali sebab musabab phobia.  

Kita juga bisa meningkatkan kemampuan konsentrasi kita melalui hipnosis. Miskonsepsi tentang hipnosis bisa menyebabkan lupa ingatan mungkin berasal dari tontonan stage hypnosis (hipnosis untuk hiburan) dimana seseorang bisa melupakan nama sendiri atau lupa angka tertentu.

Namun kelupaan ini hanya sementara. Setelah proses stage hypnosis selesai atau satu jam setelah selesai stage hypnosisatu , ingatan akan kembali seperti semula.

Apakah Hypnosis Dapat Membatalkan Puasa dan Bertentangan dengan Agama ?

Kalau dilihat dari proses hipnosis yaitu membawa orang ke kondisi Alfa dan Theta dan kondisi itu secara alamiah terjadi setiap hari, maka dapat dipastikan bahwa hipnosis tidak membatalkan puasa dan tidak bertentangan dengan agama.

Sedangkan dari sisi agama, tidur (=kondisi Delta) ketika berpuasa adalah ibadah. Sehingga umpama seseorang yang dihipnosis terlalu lelah atau terlalu nyaman, sehingga orang tersebut tertidur ketika proses hipnosis, maka kondisi tidur ini pun tidak membatalkan puasa.

Hipnosis tidak bertentangan dengan agama karena hipnosis tidak menggunakan mantra yang meminta bantuan jin atau meminta bantuan kuasa kegelapan lainnya.

Back To Top